TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Kesatuan Pemuda dan Pelajar Jambi (KPPJ) menggelar diskusi interaktif bertajuk “Duo Arah, Sudut Pandang” di Teanol Beringin, Senin (2/11/2026) malam.

Diskusi yang dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi dan perguruan tinggi di Jambi tersebut membahas sejumlah persoalan strategis, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga krisis ekologis yang tengah dihadapi daerah.

Mengusung tema “Membenturkan Gagasan, Membaca Kekuasaan, dan Mengawal Kepentingan Rakyat”, forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman.

Di antaranya akademisi UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi Yudi Armansyah, pakar hukum Dr. Arfai, pengamat hukum Adv. Elas Anra Dermawan, Fiet Haryadi selaku tokoh JMK, tokoh pemuda Jambi Raden Syach Iran Syam dan Iin Habibi selaku tokoh pemuda Jambi, serta aktivis Jambi Derry Anandia.

Baca juga:  Eston Halamury Nahkodai GMNI Ambon, Konfercab XIV Tegaskan Semangat Marhaenisme

Dalam kesempatan tersebut, Pembina KPPJ Rahmad Try Madia menjelaskan latar belakang dan tujuan berdirinya Kesatuan Pemuda dan Pelajar Jambi.

Menurutnya, KPPJ hadir sebagai ruang berhimpun bagi pemuda dan pelajar untuk membangun kesadaran kritis, mempertemukan berbagai gagasan, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam merespons persoalan sosial dan pembangunan daerah.

“Melalui KKPJ ini kami berharap agar pemuda Jambi tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai dinamika yang terjadi, tetapi mampu mengambil peran melalui pemikiran, gagasan, dan tindakan nyata dalam mengawal kepentingan masyarakat,” ujar Rahmad.

Sementara itu, Ketua Umum KPPJ, Adiansyah, menyampaikan harapannya agar diskusi tersebut tidak berhenti sebatas pertukaran gagasan.