TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Walikota Jambi, Maulana, memaparkan 177 capaian kerja yang telah dilaksanakan selama 100 hari pertama masa jabatannya. Paparan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna peringatan HUT Kota Jambi ke-79 dan Tanah Pilih Pusako Betuah ke-624 yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kota Jambi, Rabu (28/5/2025).

“Dari statatistik makro daerah kita laju pertumbuhan ekonomi Kota Jambi alhamdulillah berada pada angka 4,98 persen dengan inflasi yang terus kita kendalikan dan dapat kita kendalikan berada di angka 1,16 persen,” ujarnya.

Selain itu, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Jambi tercatat berada pada angka 81,77, sementara tingkat pengangguran mencapai 7,38 persen.

“Pengangguran ini adalah masalah di setiap kota dimana banyak mahasiswa yang kuliah di perguruan terbaik luar kota begitu lulus, pulang ke Kota Jambi sebagai pencari kerja sehingga kita memiliki tingkat pengangguran yang lumayan tinggi,” ungkap Maulana.

Baca juga:  RRI Fest 2025 Resmi Ditutup, Pemprov Jambi Apresiasi Peran RRI dalam Mendorong Ekonomi Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Maulana menyampaikan bahwa indeks gini ratio Kota Jambi berada di angka 0,395, sementara persentase penduduk miskin tercatat sebesar 7,73 persen.

Kota Jambi juga berhasil meraih 85 penghargaan sepanjang tahun 2024. “Ada sebanyak 43 penghargaan di tingkat provinsi, 41 penghargaan di tingkat nasional, dan 1 penghargaan di tingkat internasional,” jelas Maulana.

Lebih jauh, Walikota Jambi menjelaskan berbagai langkah kerja nyata yang telah dilakukan bersama Wakil Walikota selama 100 hari terakhir, dengan total 177 capaian kerja yang berhasil diraih.

Salah satunya adalah di bidang kesehatan, di mana Maulana mengungkapkan telah menambah kuota premi Iuran Jaminan Kesehatan Daerah sehingga menuju Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.

“Kami menambah premi BPJS kesehatan sebesar Rp5.909.708.000 untuk 49.212 jiwa sehingga Kota Jambi UHC 100 persen dan semua masyarakat miskin tertanggung biaya kesehatannya,” ujarnya.

Baca juga:  Turnamen Domino Piala Wali Kota 2025 Resmi Dimulai di JBC, Ribuan Peserta Ikuti Kompetisi

Pemerintah Kota Jambi juga membentuk Call Center Bahagia 112 dan 119 di UPTD PSC sebagai layanan 24 jam selama 7 hari untuk penanganan kegawatdaruratan terpadu.

“Kami juga sudah mendirikan Call Center Bahagia yaitu layanan 24 jam selama 7 hari untuk sistem penanganan kegawatdaruratan terpadu dan menunjuk satu dokter sebagai Kepala UPTD-nya. Bagi masyarakat yang membutuhkan dapat menelpon nomor tersebut dan akan dikirimkan ambulans dan perawat dengan secepatnya,” kata Maulana.

Dalam upaya menurunkan angka stunting, Maulana menegaskan komitmen pemerintah kota.

“Dalam rangka menurunkan angka stunting, kita pada Tahun 2025 alhamdulillah turun, baru saja dirilis dua hari yang lalu oleh Kementerian Kesehatan yang mana sebelumnya pada Tahun 2023 ada sebesar 13,5 persen turun menjadi 10,3 persen. Dan ini akan terus kita akan upayakan.”

Baca juga:  Halal Bi Halal Bersama Forum RT, Wali Kota Maulana Ajak Perkuat Silaturahmi dan Sukseskan Program Kampung Bahagia

Mengenai program kesehatan gratis, Maulana menyampaikan bahwa saat ini sudah dilakukan pengecekan kesehatan gratis terhadap 6.000 warga.

“Kami informasikan juga bahwa setiap warga yang berulang tahun berhak mendapatkan pengecekan kesehatan gratis di puskesmas terdekat,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pemerintah Kota Jambi telah mengangkat 794 tenaga honorer di bidang kesehatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Mereka juga sudah saya lantik beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Maulana menambahkan, pemerintah kota terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana di bidang kesehatan, mulai dari pengadaan alat kesehatan di RSUD H. Abdul Manap dan RSUD H. Abdurahman Sayoeti hingga rehabilitasi gedung rumah sakit.

“Dimulai dari pengadaan alat kesehatan RSUD H.Abdul Manap dan RSUD H.Abdurahman Sayoeti hingga rehabilitasi gedung rumah sakit,” pungkasnya. (Aas)