“Saya berharap, Pagelaran Seni ini tidak hanya menjadi acara seremonial semata, namun juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi yang dapat mempererat jalinan kekeluargaan, sehingga Perkumpulan Jawa Wisnu Murti menjadi ikatan yang kuat, tidak hanya sekedar saling bersalaman, namun juga saling membantu dalam memajukan organisasi sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” tambahnya.
“Dalam kehidupan majemuk bermasyarakat, saya berharap, Wisnu Murti Kabupaten Muaro Jambi dapat terus memberikan kontribusi sosial yang positif dalam menanamkan nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan harmoni masyarakat baik secara internal maupun eksternal, sehingga Provinsi Jambi dapat terus menjadi provinsi yang dapat menaungi segala suku bangsa, ras, agama, dan golongan menjadi satu kesatuan Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Desa Tangkit Supadi, S.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah hadir pada malam hari ini untuk bersilaturahmi di arena ini.
“Semoga silaturahmi ini mendapat rahmat dari Allah SWT. Pada malam ini, kita bersama-sama memperingati Hari Besar Islam 1 Muharram, dan kita akan berdoa kepada Allah SWT agar diberikan yang terbaik di tahun-tahun mendatang, serta semoga segala yang kita laksanakan mendapat ridho-Nya,” ucapnya.
Supadi juga mengatakan bahwa Ketoprak Bayu Manggolo merupakan dedikasi untuk melestarikan budaya yang mulai memudar di provinsi ini, khususnya di Kabupaten Muaro Jambi, tepatnya di Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam.
“Jika bukan kita yang merawat dan memastikan kelestariannya, lantas siapa lagi. Selanjutnya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jurnalis yang telah berkontribusi, sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Turut serta mendamping Wagub Sani dalam kegiatan Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Kepala BPKPD dan OPD terkait lainnya serta tamu undangan. (*)



Tinggalkan Balasan