TANYAFAKTA.CO, JAKARTA – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi melakukan audiensi dengan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, di Ruang Rapat Kementerian Kehutanan, Jakarta, Selasa (14/7/2025). Audiensi tersebut membahas berbagai kendala di sektor kehutanan yang dihadapi Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi sangat dipengaruhi oleh kinerja ekspor batubara. Ia mencontohkan, pada tahun 2022 ekspor batubara mengalami peningkatan signifikan yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional saat itu.

“Kami mempunyai cadangan batubara cukup besar dengan total lebih 3 miliar, tetapi kami belum mempunyai hauling batubara, sehingga tiap tahun kuota pemerintah yang diberikan kepada kami 40 juta ton tersebut yang tercapai 13 juta ton dan penerimaan negara juga kecil yang berasal dari Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, akhirnya daerah DBH-nya menjadi kecil,” jelas Gubernur Al Haris.

Baca juga:  Gubernur Jambi Al Haris Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah 2024

“Sementara permintaan luar biasa baik dalam negeri maupun luar negeri untuk batubara tersebut,” tambahnya.

Gubernur Al Haris juga menjelaskan bahwa dibutuhkan pembangunan jalan khusus batubara guna mengalihkan beban lalu lintas dari jalan umum, sekaligus meningkatkan efisiensi logistik tambang. Skema jalan khusus batubara tersebut masuk ke dalam kawasan hutan produksi.

Beberapa perkembangan proyek hauling batubara yang disampaikan meliputi:

1. PT. SAS, yang telah mendapatkan izin pinjam pakai dan saat ini dalam tahap penetapan tata batas.

2. PT. Inti Bangun Persada, yang telah mengajukan izin pinjam pakai dan masih dalam proses.