Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa Provinsi Jambi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7 persen, tentunya semua ini diharapkan bisa dikelola dengan baik agar apa yang menjadi harapan dari Presiden RI Prabowo bisa tercapai. Untuk itu dirinya juga mengungkapkan salah satu persoalan yang dihadapi oleh Provinsi Jambi yaitu tentang Pelabuhan Ujung Jabung yang pembangunannya sampai saat ini masih stagnan.

“Izin pak Menko, kami punya Pelabuhan Ujung Jabung, dan ini stagnan. Ini dibangun dulu sekitar tahun 2014 atau 2015, tetapi dalam perjalanannya ini pelabuhan stagnan. Pelabuhan ini sangat dekat dengan Batam dan Singapura, bahkan kalau dilihat dengan dari Sumsel dan pulau Bay, ini lebih luar biasa posisinya,” kata Gubernur Al Haris.

Baca juga:  Pidato Pertama Gubernur Al Haris Usai Dilantik Presiden: 100 Hari Kerja Pastikan Ketersediaan Komoditi Pangan dan Penyelesaian Batas Wilayah

“Nah, kami sudah mencoba untuk merayu semua pihak, Menteri Perhubungan juga terus kami rayu. Sayang sekali kalau ini tidak kita maksimalkan, dan sudah ada uang negara disitu, dan sedikit lagi kalau kita punya uang pelabuhan ini bisa diberdayakan nantinya seperti untuk batubara atau CPO dan lainnya,” tambahnya.

Menanggapi Hal tersebut, Menko AHY berjanji membantu untuk mencarikan solusi ataupun alternatif yang rasional dan realistis untuk Provinsi Jambi.

“Yang jelas semangatnya sama ya bapak ibu sekalian, kalau Jambi bisa semakin maju dan sejahtera, artinya kami juga bisa menjadikan Jambi salah satu model pembangunan wilayah di masing-masing kabupaten/kota, dan Jambi jadi provinsi yang sukses tentunya,” ucap Menko AHY.

Baca juga:  Di Rapat Koordinasi Nasional Koperasi Merah Putih, Al Haris Berikan Usulan dan Saran Kepada Pemerintah Pusat

“Kami juga sangat mengapresiasi apa-apa yang sudah dicapai dengan bagus, semoga kedepannya semakin baik. Dan beberapa hal yang tadi untuk kita carikan solusinya nanti akan kita kawal dan follow up sehingga konkret hasilnya,” pungkasnya. (*)