Selain itu, Maulana juga menyampaikan adanya peningkatan belanja daerah sebesar Rp1,9 miliar yang diperoleh melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat. Ia optimis bahwa alokasi anggaran yang dilakukan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Beberapa program strategis nasional telah diselaraskan dalam perubahan APBD Kota Jambi, antara lain Pendanaan Koperasi Merah Putih di 62 kelurahan, dukungan terhadap program ketahanan pangan dengan alokasi dana Rp900 juta untuk kelompok tani dan urban farming, serta penyelarasan pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan sosial, termasuk efisiensi dari anggaran sebelumnya sebesar Rp44 miliar.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk tim TAPD Kota Jambi. Ia menegaskan bahwa percepatan perubahan APBD ini merupakan hasil kolaborasi dari tingkat kota hingga pusat. “Kami sudah menjadwalkan proses ini secara sistematis. Bahkan saya sendiri turun langsung menghadap ke pemerintah pusat untuk memastikan percepatan ini sesuai instruksi Presiden,” ujarnya.

Baca juga:  Ombudsman Jambi Perkuat Pengawasan Program Kampung Bahagia, Dorong Transparansi di 67 RT Kota Jambi

Kemas Faried menambahkan bahwa struktur perubahan APBD 2025 mencakup seluruh program prioritas pemerintah pusat, dan pihaknya tetap menjunjung prinsip efisiensi serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.(*)