Diketahui, saat ini MBG Kota Jambi mengelola 62 dapur, masing-masing bertanggung jawab menyiapkan hingga 3.000 porsi makanan per hari. Angka ini menuntut kepastian ketersediaan bahan pangan dalam jumlah besar dan berkelanjutan.
“Jumlah ini kalau dikali 3.000 porsi per dapur pasti akan banyak sekali. Tujuannya adalah supaya rantai pasoknya bisa terjaga,” jelas Maulana.
Selain kerja sama sektor pangan, Pemkot Jambi dan Pemkab Kerinci juga menjajaki kolaborasi di bidang pariwisata, khususnya pengembangan paket wisata antarwilayah.
“Ke depan kita akan bekerjasama soal paket-paket wisata, yakni para wisatawan dari Kota Jambi bisa diberikan tawaran paket wisata untuk berlibur di Kerinci,” ungkapnya.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menguatkan sistem pangan dan ekonomi lokal melalui kolaborasi lintas daerah.
Sebelum penandatanganan dilakukan, Kedua Kepala Daerah tersebut, melaksanakan olahraga santai gowes sepeda pagi sebagai simbol kedekatan kedua daerah. (*)



Tinggalkan Balasan