Maulana juga memaparkan tiga inovasi unggulan Kota Jambi Sehat, seperti :

  1. Sewerage System: pembangunan sistem perpipaan air limbah untuk pengelolaan limbah cair.
  2. Sanitary Landfill: pengelolaan TPA sampah yang beralih dari open dumping ke metode yang lebih saniter.
  3. Bangkit Berdaya: program pembangunan kelurahan berbasis swadaya masyarakat yang intensif dan terpadu.

 

Pada Tahun 2023 lalu, di bawah kepemimpinan Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih Kota Jambi berhasil meraih penghargaan tertinggi Kota Sehat, Swastisaba Wistara, pada 2023 lalu. Tahun ini, kata Maulana, Pemkot Jambi berupaya mempertahankan capaian prestisius tersebut.

“Jadi tahun ini, kita hanya mempertahankan. Saya mengapresiasi seluruh OPD yang terus berkolaborasi demi mewujudkan Kota Jambi Sehat,” ujar Maulana.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Teken MoU Pembangunan Jargas, 13.325 Sambungan Rumah Tangga Siap Dibangun 2026

Meski  demikian, Maulana tidak menutup mata terhadap hambatan yang masih dihadapi. Salah satunya adalah koordinasi layanan lintas sektor yang berada di luar kewenangan Pemkot Jambi, seperti pengelolaan terminal, sungai, hingga pendidikan tingkat SMA dan pesantren.

“Selain itu, permasalahan batas wilayah juga masih menjadi persoalan yang perlu penyelesaian lintas pemerintah,”ungkapnya.

Disisi lain, Nadiyah Maulana ketua Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) mengungkapkan Kota Jambi Sehat dapat diwujudkan dengan melibatkan pihak lintas sektor.

“Ini bukan sekadar prpgram pemerintah, tetapi gerakan bersama masyarakat,” tegasnya.

Program Kota/Kabupaten Sehat (KKS) bertujuan agar tercapai kondisi kabupaten kota bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.

Baca juga:  Seorang Wanita Tionghoa Putuskan Untuk Mualaf, Walikota Jambi Bimbing Langsung Pengucapan Syahadat

Sebagaimana diketahui bahwa penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) bukanlah sebuah lomba melainkan apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang sudah menyelenggarakan KKS. (AAS)