TANYAFAKTA.CO, BUNGO – Masyarakat dan mahasiswa Kabupaten Bungo menyampaikan duka mendalam sekaligus kemarahan atas kasus pembunuhan terhadap seorang dosen Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) yang kini menjadi sorotan publik.

Fakta yang diungkap aparat penegak hukum menunjukkan bahwa pelaku memiliki sifat “ulet dan licik” serta melakukan tindakan pembunuhan dengan perencanaan matang, termasuk upaya menghilangkan jejak secara sadar.

Ketua GMNI Bungo, Azri Wahyudi Putra, menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan serangan terhadap kaum intelektual yang mendedikasikan hidupnya bagi ilmu pengetahuan dan kemajuan masyarakat.

“Kami mengecam keras jika benar terdapat oknum aparat kepolisian yang terlibat dalam tindak keji ini,” ujarnya.

Baca juga:  Diduga Jual BBM Oplosan, Aktivitas SPBU 23.372.15 Bungo Jadi Sorotan

Azri menambahkan, kepolisian sebagai lembaga yang bertugas melindungi rakyat tidak boleh memberi ruang sekecil apa pun bagi pelaku penyimpangan atau kejahatan yang dapat merusak kepercayaan publik.

Pihaknya menyampaikan tiga tuntutan utama:

1. Mengusut tuntas seluruh jaringan yang terlibat, tanpa pandang bulu terhadap jabatan maupun seragam.