TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Jambi, Sugeng Hariadi, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara Kejaksaan dengan Kepolisian Daerah (Polda) Jambi guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sugeng saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar di ruang kerja Kapolda, Rabu (12/11/2025).

Dalam kunjungan itu, Sugeng didampingi oleh jajaran Kejati Jambi, yakni Asisten Intelijen Muhammad Husaini, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Yudi Prihastoro, serta Kabag TU Dr. Wisnu Murtopo Nur Muhammad. Sementara dari pihak Polda, hadir Wakapolda Brigjen Pol. M. Mustaqim, S.I.K., bersama sejumlah pejabat utama seperti Dirreskrimum Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, Dirreskrimsus Kombes Pol. Taufik Nurmandia, dan Dirresnarkoba Kombes Pol. Dewa Made Palguna.

Baca juga:  Tutup Turnamen Volly Bhayangkari CUP Zona 2, Kapolda Jambi Turut Serahkan Penghargaan Kepada Tim Terbaik

Pertemuan dua lembaga penegak hukum ini membahas berbagai isu strategis terkait penanganan perkara, dinamika kriminalitas, dan upaya memperkuat sistem peradilan pidana terpadu di Provinsi Jambi.

Kajati Sugeng Hariadi menegaskan bahwa Kejaksaan berkomitmen mendukung Polda Jambi dalam setiap langkah penegakan hukum yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan transparansi.

“Kami di Kejaksaan siap menjalin kerja sama yang solid dengan Polda Jambi. Penegakan hukum harus berjalan profesional, transparan, dan mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” tegas Sugeng.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang berkesinambungan antara penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum agar proses hukum dapat berjalan efektif sejak tahap penyelidikan hingga penuntutan di pengadilan.

Baca juga:  Terbukti Bersalah, Eks Presma UNJA dan Kekasihnya di Vonis 10 Bulan Penjara

“Sinergitas bukan hanya slogan. Ini harus diwujudkan melalui komunikasi aktif antarlembaga, terutama dalam menangani kasus-kasus yang menjadi perhatian publik,” ujarnya.

Sugeng menilai, dalam konteks Provinsi Jambi, tantangan hukum dan keamanan daerah semakin kompleks, sehingga diperlukan kolaborasi lintas lembaga untuk memastikan penegakan hukum berjalan dengan prinsip kepastian, keadilan, dan kemanfaatan hukum.

Selain memperkuat kerja sama teknis, Kajati juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam penegakan hukum, terutama pada kasus-kasus yang berdampak sosial luas.

“Penegakan hukum bukan hanya soal hukuman, tetapi juga pembinaan dan pemulihan sosial. Itu bagian dari tugas negara dalam mewujudkan keadilan yang bermartabat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menjaga stabilitas daerah.

Baca juga:  Kasus Dugaan Korupsi SPJ Perjalanan Dinas Fiktif Wakil Ketua II DPRD Jambi Naik ke Penyidikan

“Kondusivitas wilayah dan penegakan hukum yang berkeadilan hanya bisa terwujud apabila seluruh unsur aparat penegak hukum bersinergi secara kuat dan berkelanjutan,” ujar Kapolda Jambi.

Pertemuan antara Kajati dan Kapolda Jambi ini diharapkan menjadi momentum memperkokoh koordinasi antar-lembaga penegak hukum di tingkat daerah, demi terciptanya stabilitas keamanan dan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan. (*)