Kota Jambi kembali meraih predikat Wistara tahun ini, sehingga telah meraihnya tiga kali berturut-turut. Tahun depan, Kota Jambi berhak mengikuti penilaian untuk tingkatan tertinggi Wistara Paripurna.

9 Tatanan Penghargaan KKS

Terdapat sembilan tatanan penilaian dalam KKS, antara lain: kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, pariwisata, perkantoran dan industri, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, serta pencegahan dan penanganan bencana.

Pada tatanan Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, Pemkot Jambi melakukan berbagai langkah, seperti:

Peningkatan akses layanan kesehatan,penguatan edukasi dan pengendalian perilaku berisiko,pemberdayaan posyandu dan kader kesehatan,penerapan kawasan tanpa rokok,penyediaan fasilitas olahraga dan ruang publik sehat, serta pengembangan layanan digital kesehatan.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Sidak Gudang dan Ritel Beras, Pastikan Stok Aman dan Kualitas Terjaga

“Fasilitas olahraga dan ruang publik sehat juga terus ditingkatkan, termasuk pemanfaatan layanan digital kesehatan,” ungkap Maulana.

Pada tatanan Perlindungan Sosial, Pemkot Jambi telah menyusun regulasi kesejahteraan sosial, menekan angka kriminalitas melalui kerja lintas sektor, serta memberikan pelayanan komprehensif bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

“Optimalisasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan layanan pengaduan masyarakat juga menjadi bagian dari strategi utama,” tambahnya.

Tiga Inovasi Unggulan Kota Jambi Sehat

  • Sewerage System: pembangunan sistem perpipaan air limbah.
  • Sanitary Landfill: pengelolaan TPA dari metode open dumping ke sistem saniter.
  • Bangkit Berdaya: pembangunan kelurahan berbasis swadaya masyarakat secara terpadu.

Sebelumnya, pada 2023 di bawah kepemimpinan Pj. Wali Kota Sri Purwaningsih, Kota Jambi juga berhasil meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara.

Baca juga:  Reshuffle 128 Pejabat, Wali Kota Maulana Tegaskan Komitmen Perkuat Birokrasi Kota Jambi

Tantangan dalam Proses Penilaian

Maulana tidak menampik bahwa masih terdapat sejumlah kendala dalam proses pencapaian tahun ini, terutama terkait koordinasi lintas sektor yang berada di luar kewenangan pemerintah kota, seperti pengelolaan terminal, sungai, pendidikan tingkat SMA, serta persoalan batas wilayah. Meski begitu, ia bersyukur Kota Jambi tetap dapat mempertahankan prestasi tertinggi tersebut.

Dukungan Pemerintah Pusat

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa penghargaan KKS dan STBM merupakan pengakuan nyata atas komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga hasil kerja bersama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat,” kata Menkes.

Acara penganugerahan turut dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta mitra pembangunan nasional dan internasional. (AAS)