Oleh : Erlangga Heri Deftama

TANYAFAKTA.CO Pergantian Tahun Baru tidak hanya dirayakan dengan hitung mundur dan pesta bagi masyarakat Batak. Di balik suasana kebersamaan keluarga, terdapat tradisi yang sarat makna, yakni Mandok Hata, sebuah ritual penyampaian nasihat, doa, dan harapan yang diwariskan secara turun-temurun dalam keluarga Batak.

Mandok Hata biasanya dilakukan setelah doa atau ibadah keluarga pada malam atau pagi Tahun Baru. Orang tua atau anggota keluarga yang dituakan menyampaikan pesan kehidupan kepada anak-anak dan seluruh anggota keluarga. Nasihat yang disampaikan mencakup nilai keimanan, tanggung jawab, etika pergaulan, kerja keras, serta harapan akan berkat dan perlindungan Tuhan di tahun yang baru.

Baca juga:  Ekonomi Jambi Tumbuh, Tetapi Masih Rapuh dan Belum Mantap

Tradisi ini menjadi ruang refleksi bersama bagi keluarga Batak. Tahun Baru dimaknai bukan sekadar pergantian waktu, melainkan momentum untuk mengevaluasi perjalanan hidup setahun ke belakang dan menata langkah ke depan. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kehangatan, Mandok Hata memperkuat ikatan emosional antaranggota keluarga.