Pengalaman kepemimpinannya semakin matang saat menjabat sebagai rektor di Universitas Muara Bungo selama tiga tahun. Hingga akhirnya, pada 2023, ia dipercaya menjadi Ketua Senat Universitas Jambi.

Menurutnya, keputusan untuk maju sebagai Ketua Senat dilandasi niat untuk memberi kontribusi bagi kampus.

“Filosofi hidup saya sederhana, kalau kita mampu memberi sesuatu untuk orang lain, maka kejarlah kesempatan itu. Melalui jabatan kita bisa memberikan solusi terbaik,” ujarnya.

Di balik kesuksesannya, keluarga menjadi sumber kekuatan utama. Ia dikaruniai tiga anak perempuan yang juga berkiprah di dunia profesional, serta enam cucu.

Meski usianya kini menginjak 68 tahun dan mendekati masa pensiun, Prof. Tan tetap aktif mengajar secara langsung di kampus. Ia memilih tetap bertatap muka dengan mahasiswa dibandingkan hanya mengajar secara daring.

Baca juga:  Pesan Integritas Kajati Jambi Warnai Wisuda ke-121 UNJA, 1.049 Lulusan Resmi Dikukuhkan

Di akhir perbincangan, ia menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam meraih impian.

“My advice to everyone, semua peran dan kesuksesan ada di tangan kita. Jika menghadapi kegagalan, learn today, try again tomorrow, and tomorrow again. Don’t stop trying. Jangan berhenti mencoba sampai kamu sukses,” pesannya.

Kisah hidup Prof. Syamsurijal Tan menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan, melainkan bagian dari proses menuju pencapaian yang lebih besar. (*)