TANYAFAKTA.CO, JAMBI Universitas Jambi (UNJA) menerima kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta dalam rangka memperkuat kerja sama akademik dan riset internasional. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (7/4/2026) di Ruang Serba Guna Lantai 3 Gedung UNIFAC UNJA.

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNJA Helmi, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., serta Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si. Turut hadir para dekan, wakil dekan, pimpinan lembaga, serta jajaran terkait di lingkungan UNJA.

Sementara itu, Kedutaan Besar Jerman di Jakarta diwakili oleh Annisa Fitria selaku Head of Science and Technology Division.

Baca juga:  BAPOMI Jambi Gelar Rapat Koordinasi POMDA 2025 Dan Persiapan POMNAS Di UNJA

Rektor UNJA menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring internasional, sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan alumni DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst).

“Kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk berdiskusi langsung dengan perwakilan Kedutaan Jerman. Universitas Jambi sendiri telah menjalin berbagai kerja sama dengan Jerman, mulai dari penelitian, publikasi ilmiah, hingga pertukaran mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan kerja sama ke depan dapat difokuskan pada isu-isu strategis, seperti peran kelompok marginal dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini dinilai relevan dengan kondisi Provinsi Jambi yang menghadapi tantangan seperti kebakaran hutan dan kabut asap.

Sementara itu, perwakilan Kedutaan Besar Jerman, Annisa Fitria, menyampaikan bahwa Jerman membuka peluang luas bagi mahasiswa dan peneliti internasional untuk mengembangkan kapasitas akademik dan profesional.

Baca juga:  Sukses Harumkan Kota Jambi, Walikota Maulana Serahkan Hadiah Kepada Ratusan Siswa SMP

Ia menjelaskan, pihak kedutaan tidak hanya menyediakan informasi terkait studi dan beasiswa, tetapi juga membuka peluang kerja sama riset serta menjembatani koneksi dengan berbagai institusi di Jerman.

“Universitas Jambi memiliki potensi yang sangat baik untuk memperluas jejaring internasional, khususnya dengan institusi di Jerman. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa dan dosen untuk mengakses peluang studi, riset, dan kolaborasi yang tersedia,” ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, UNJA dan pihak Jerman memperkuat komitmen dalam pengembangan kerja sama akademik dan riset. Kolaborasi tersebut mencakup peluang riset bersama, pertukaran akademik, serta akses terhadap program pengembangan kapasitas.

Diharapkan, kerja sama ini mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik mahasiswa maupun dosen, sehingga mampu bersaing di tingkat global. (*)

Baca juga:  Prodi DIII Analis Kimia FST UNJA Sukses Gelar Bintalfisdis bagi Penerima Beasiswa Sawit BPDP