Bahkan, ia juga memamerkan gelang “sebalik sumpah” khas SAD dihadapan para kepala daerah yang juga turut hadir pada acara itu.

“Seumur hidup, saya baru ini memakai gelang, bukan karena bahannya, tetapi cerita yang terkandung didalamnya, Indah dan harus dirawat dan dijaga untuk penguatan identitas Jambi,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Menteri Hukum RI. Ia menegaskan bahwa program “Kampung Bahagia” merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam membangun lingkungan berbasis kebersamaan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus berupaya menyempurnakan program Kampung Bahagia agar bermanfaat langsung secara kebutuhan masyarakat, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan,” ungkap Maulana.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Resmi Luncurkan Program Kampung Bahagia, Dorong Pemberdayaan dari Tingkat RT

Adapun peresmian 1.585 Posbakum di Provinsi Jambi sendiri diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan bantuan hukum secara gratis, khususnya bagi kelompok masyarakat kurang mampu.

Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Jambi Maulana juga mendapatkan penghargaan langsung dari Menteri Hukum RI, yakni penghargaan atas dukungan Maulana salam pendirian Posbakum di wilayah Kota Jambi.

Tepuk tangan meriah mengiringi langkah Maulana saat hendak menuju panggung untuk menerima penghargaan .

“Salam Kota Jambi Bahagia,” teriak para peserta kegiatan tersebut. (AAS)