Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, mengatakan penjajakan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan memperkuat pengelolaan berbasis teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).

“Kami ingin memastikan setiap keputusan operasional didasarkan pada data yang akurat dan real-time. Digitalisasi menjadi kunci untuk mendorong pengelolaan yang lebih modern dan efisien,” kata Jatmiko.

Sejauh ini, PalmCo telah mengembangkan sejumlah inisiatif digital, termasuk aplikasi internal PalmCo Library yang membantu karyawan mengidentifikasi persoalan operasional dan menemukan solusi secara cepat.

Menurut Jatmiko, pemanfaatan teknologi satelit tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan akurasi pemantauan, tetapi juga menekan potensi kerugian akibat keterlambatan penanganan penyakit tanaman yang kerap berujung pada replanting dengan biaya besar.

Baca juga:  Harga TBS Sawit Jambi Naik pada Periode 28 November - 4 Desember 2025

Hasil uji coba ini nantinya akan menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan langkah strategis berikutnya, termasuk peluang penerapan teknologi secara lebih luas di seluruh wilayah operasional.

Langkah tersebut sekaligus mencerminkan upaya industri sawit nasional untuk beradaptasi dengan tuntutan global yang semakin menekankan praktik perkebunan yang presisi, efisien, dan berkelanjutan. (*)