“Saya berharap para Ketua OSIS yang hadir di sini bisa menjadi calon pemimpin bangsa, karena mereka tidak hanya berani memberikan inspirasi, tetapi juga menyampaikan aspirasi kepada guru maupun kepala sekolah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Diza turut menyoroti berbagai tantangan generasi muda saat ini, mulai dari kecanduan gadget, rasa insecure akibat media sosial, kurang percaya diri, minim komunikasi langsung, mental instan, hingga rendahnya disiplin.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, peserta didorong memiliki pola pikir visioner, seperti kreatif, inovatif, kritis, logis, mampu menerima masukan, menghargai perbedaan, serta berorientasi pada masa depan.
Selain itu, para peserta juga diajak mengambil peran nyata dalam pembangunan Kota Jambi dengan menjadi pelajar yang disiplin dan berprestasi, menjaga kebersihan lingkungan, bijak bermedia sosial, menjadi pelopor gerakan anti-bullying, menjaga budaya Melayu dan sopan santun, serta aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek Kepemimpinan OSIS tersebut didasarkan pada sejumlah regulasi pendidikan nasional, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, serta Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan.
Sugiyono menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan tanggung jawab siswa, sekaligus membekali mereka dengan kemampuan manajemen organisasi, komunikasi, disiplin, kerja sama tim, dan etika berorganisasi.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bekal kepemimpinan kepada Ketua OSIS SMP se-Kota Jambi agar mereka mampu merancang, melaksanakan, sekaligus mengevaluasi kegiatan OSIS dengan lebih baik,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar Ketua OSIS SMP negeri dan swasta se-Kota Jambi.
“Kita fasilitasi agar mereka dapat memperkuat silaturahmi, karena di era sekarang ini kolaborasi dan membangun relasi dengan siswa dari sekolah lain menjadi hal yang penting,” tambahnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi, baik di dalam aula maupun kegiatan luar ruangan, seperti tata upacara bendera, latihan dasar baris-berbaris, manajemen organisasi, komunikasi kepemimpinan, hingga penguatan teknologi digital.
Untuk materi baris-berbaris dan tata upacara, Dinas Pendidikan Kota Jambi melibatkan para alumni Paskibraka dan unsur Purna Paskibraka Indonesia sebagai narasumber dan pelatih.
Sugiyono berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir pemimpin muda yang inspiratif, disiplin, berkarakter, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kita harapkan mereka menjadi generasi muda yang membanggakan, baik hari ini maupun di masa depan,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan