TANYAFAKTA.CO, JAMBI –  Info Kabar Jambi (IKJ) akhir-akhir ini terus menjadi target masyarakat Jambi yang ingin mengetahui informasi terbaru soal Provinsi Jambi.

Media yang didirikan oleh Harryanto ini tidak hanya bergerak melalui portal berita, tetapi juga agresif membangun pengaruh di berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, Facebook hingga YouTube.

Strategi tersebut membuat IKJ berkembang dari sekadar media online menjadi salah satu ekosistem informasi digital yang memiliki jangkauan luas di tengah masyarakat Jambi.

Melalui platform resminya, Info Kabar Jambi terus memproduksi berbagai pemberitaan mulai dari hukum, kriminal, politik, sosial, pembangunan daerah hingga isu-isu yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Namun kekuatan utama IKJ bukan hanya pada berita yang dipublikasikan, melainkan bagaimana berita tersebut didistribusikan secara masif melalui media sosial.

Baca juga:  Idul Adha 1447 H, PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar Sembelih 7 Sapi dan 3 Kambing Kurban untuk Warga dan Karyawan

Di bawah arahan Harryanto, IKJ dikenal menggunakan pola distribusi konten yang mengikuti perilaku audiens digital masa kini. Headline tajam, video singkat, visual lapangan, narasi cepat, hingga penggunaan format konten yang mudah viral menjadi senjata utama dalam menjangkau publik. Strategi ini membuat sejumlah konten IKJ berkali-kali masuk ke percakapan masyarakat dan menyebar lintas platform sosial media.

Akun Instagram resmi IKJ Jambi Instagram bahkan telah mengumpulkan puluhan ribu pengikut dengan ribuan konten yang berfokus pada isu-isu lokal Jambi. Sementara akun TikTok IKJ menjadi salah satu kanal yang aktif menyajikan informasi dalam format video pendek yang lebih mudah diterima generasi digital.

Yang membuat IKJ berbeda adalah keberaniannya mengangkat berbagai isu yang kerap menjadi perhatian publik. Mulai dari dugaan penyimpangan proyek, persoalan masyarakat kecil, kasus hukum, sengketa lahan, hingga berbagai peristiwa viral di Jambi. Gaya penyajian yang lugas dan langsung ke inti persoalan membuat banyak konten IKJ memperoleh perhatian tinggi dari masyarakat.

Baca juga:  Halal Bihalal PAN, Ketua DPD PAN Kota Jambi Maulana : Kuatkan Persatuan dan Komitmen Perjuangan

Bagi banyak pengamat media lokal, fenomena IKJ menjadi bukti bahwa media daerah tidak lagi hanya bergantung pada website berita. Di era algoritma, media dituntut mampu menggabungkan jurnalistik, visual storytelling, video journalism, dan kekuatan distribusi media sosial dalam satu sistem yang terintegrasi. Model inilah yang dinilai berhasil dibangun oleh Harryanto melalui IKJ.

Hari ini, ketika banyak informasi di Jambi pertama kali muncul di beranda TikTok, Instagram Reels, maupun Facebook, nama IKJ menjadi salah satu akun yang paling sering muncul dalam arus informasi tersebut.

Dari ruang redaksi sederhana hingga menjadi media yang menguasai timeline masyarakat Jambi, perjalanan IKJ menunjukkan satu hal: di era digital, yang bertahan bukan hanya yang mampu menulis berita, tetapi yang mampu mengendalikan arus perhatian publik. (*)

Baca juga:  Polda Jambi Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2025 Jelang Idul Fitri 1446H