TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) XIX Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan di Auditorium UNIFAC Universitas Jambi (UNJA), Senin (27/7/2026).
Pembukaan Munas yang dihadiri ratusan delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu ditandai dengan prosesi pemukulan rebana bersama Gubernur Jambi Al Haris, Rektor Universitas Jambi Prof. Helmi, Kapolda Jambi, Ketua Panitia, dan Presma UNJA, dan Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan.
Dalam sambutannya, Erick Thohir mengatakan mahasiswa harus terus menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa melalui dialog, kolaborasi, dan inovasi.
“Forum Munas ini diharapkan melahirkan rekomendasi yang konstruktif dan memperkuat peran generasi muda dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.
Erick menuturkan bahwa seluruh mahasiswa Indonesia harus mengenal dan mempelajari sejarah. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang memahami sejarahnya sendiri.
“Dengan itu kita bisa tahu posisi bangsa kita ke depan seperti apa,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh mahasiswa harus menjadi motor penggerak persatuan sebagaimana amanat yang terkandung dalam Sumpah Pemuda 1928 yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.
“Tiga tahun lagi Sumpah Pemuda genap 100 tahun. Apakah persatuan itu masih terjaga? Apakah kita masih diakui dunia sebagai bangsa yang besar seperti sekarang ini dalam hal politik, ekonomi, maupun sebagai kekuatan? Mahasiswalah yang menentukannya,” tegas Erick.
Erick juga mengungkapkan kepeduliannya terhadap pembangunan kepemudaan. Menurutnya, di bawah kepemimpinannya, Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyelenggarakan Indonesia Sport Summit yang mempertemukan pemerintah dan tokoh-tokoh muda untuk berdiskusi mengenai kemajuan olahraga dan kepemudaan.
“Ke depan akan kita laksanakan juga Indonesia Youth Summit dengan formula yang sama yang akan membahas kepemudaan ke depan melalui Undang-Undang Kepemudaan,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Jambi dan seluruh panitia yang telah sukses menjadi tuan rumah Munas XIX BEM SI Kerakyatan. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan memperkenalkan Provinsi Jambi kepada mahasiswa dari seluruh Indonesia.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Munas BEM SI Kerakyatan. Semoga selama berada di Jambi, para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik sekaligus mengenal potensi budaya, pariwisata, dan keramahan masyarakat Jambi,” ujar Al Haris.
Al Haris berharap Munas XIX BEM SI Kerakyatan tidak hanya menjadi agenda organisasi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang melahirkan gagasan yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan daerah.




Tinggalkan Balasan