Ia menjelaskan bahwa selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Jambi, telah banyak kebijakan dilahirkan, termasuk lebih dari 300 Peraturan Wali Kota, seperti Kampung Bahagia dan Kartu Bahagia.
“Tentu ini butuh kajian dari akademisi untuk melihat seberapa jauh keberhasilannya, seberapa besar tantangannya, sehingga kita bisa lakukan perbaikan dan ada masukan-masukan tentunya dari hasil kajian-kajian tersebut,” sambungnya.
Wali Kota Maulana juga berharap bahwa kerja sama ini akan mendukung Pemerintah Kota Jambi dalam mengambil kebijakan yang lebih presisi dan berbasis data, demi kesejahteraan masyarakat Kota Jambi. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan