TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota Jambi mulai menunjukkan langkah nyata dalam pengembangan sektor pariwisata.

Usai memimpin rapat pemanfaatan kawasan kuliner malam, Rabu (6/8/2025), kepada mediaa, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM memaparkan serangkaian strategi konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor wisata yang lebih hidup dan terkoneksi.

Fokus utama diarahkan pada pengembangan 10 titik kawasan wisata baru yang ditargetkan bisa mulai dinikmati tahun ini hingga tahun depan.

“Kita punya potensi luar biasa, dari budaya, alam, kuliner, sampai wisata air. Dan ini bukan hanya untuk warga lokal, tapi juga pengunjung dari luar kota, bahkan luar provinsi,” ujar Maulana.

Baca juga:  Sejarah Baru, Kota Jambi Gelar Pemilihan Ketua RT Serentak Pertama Kali

Untuk mendukung mobilitas wisatawan, Pemkot Jambi tengah menyiapkan sarana transportasi publik berbasis listrik. Salah satunya adalah bus dua tingkat tanpa atap yang saat ini sedang dalam proses karoseri. Bus ini akan difungsikan sebagai kendaraan wisata untuk mengantar turis berkeliling menikmati ikon kota yang dipercantik dengan pencahayaan malam (lighting).

Beberapa kawasan pun mulai ditata ulang, tidak hanya untuk aspek estetika tetapi juga fungsi. Area dari rumah dinas wali kota menuju Museum Siginjai kini dilengkapi jalur pedestrian. Penataan serupa juga akan diterapkan di kawasan Murni Awar Jaya hingga Sultan Agung.

Di wilayah tersebut terdapat bangunan heritage peninggalan Belanda tahun 1926 yang akan dilengkapi pencahayaan khusus serta pusat kuliner.

Baca juga:  ICMI Jambi Gelar FGD Evaluasi 100 Hari Kerja Walikota dan Wakil Walikota Menuju Kota Jambi Bahagia

Sementara itu, kawasan Sumantri Brojonegoro dirancang menjadi ruang publik dengan konsep milenial. Taman Remaja pun akan dihidupkan dengan perpaduan kuliner, ruang alam, dan ekspresi seni.

“Akan ada spot konser mini, tempat nyanyi-nyanyi, di bawah pohon dengan lighting dan pagar yang sedang diperbaiki. Kami ingin tempat ini benar-benar hidup,” jelas Maulana.