“Kita telah empat kali berturut-turut menjadi juara umum. Insya Allah, saat menjadi tuan rumah nanti prestasi itu dapat kita pertahankan,” tuturnya.

Ia menambahkan, MTQ tidak hanya menjadi ajang membaca dan menghafal Al-Qur’an, melainkan juga wahana untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.

“MTQ adalah ruang bagi kita untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, memahaminya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terbentuk generasi muda yang berakhlakul karimah,” tegasnya.

Maulana juga mengapresiasi penampilan kolosal dari pondok pesantren dan menyatakan bahwa konsep serupa akan ditampilkan pada pembukaan MTQ tingkat Provinsi Jambi 2026.

Wakil Wali Kota Diza turut menyampaikan harapannya agar pelaksanaan MTQ Kota Jambi menjadi modal kuat menuju MTQ tingkat Provinsi.

Baca juga:  Bahas Ekonomi Digital, Diza Aljosha : Mahasiswa Harus Jadi Pelaku, Bukan Penonton

“Semangat para kafilah luar biasa. Ini menjadi modal penting bagi kita bukan hanya untuk hasil terbaik, tetapi juga untuk penyelenggaraan yang lebih baik,” ungkapnya.

Setelah pembukaan, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan tamu kehormatan mengunjungi 11 stan bazar TP PKK kecamatan se-Kota Jambi yang menghadirkan UMKM, kuliner khas Jambi, batik, kerajinan, serta dekorasi bertema masjid.

Pemerintah Kota Jambi berharap MTQ ke-55 dapat berjalan lancar, sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi, serta melahirkan qori dan qoriah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kota Jambi hingga tingkat nasional bahkan internasional. (*)