“Kami siap mendukung seluruh kebijakan Wali Kota Jambi. Kami akan selalu bersama dalam membangun kota ini,” tegas Usman.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana dalam sambutannya membenarkan bahwa dirinya juga memiliki garis keturunan India. Pernyataan tersebut disampaikan dengan candaan yang mengundang tawa para tamu undangan.

“Saya juga keturunan India, hanya saja mungkin tidak terlihat. Bahkan banyak yang mengira justru istri saya yang keturunan India,” ujarnya disambut gelak tawa.

Maulana menegaskan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan utama Kota Jambi. Menurutnya, masyarakat Kota Jambi berasal dari berbagai latar belakang suku dan budaya yang harus dirawat dalam harmoni.

“Kota Jambi adalah rumah bagi semua. Ada Tionghoa, Melayu, Batak, Jawa, Bugis, India, dan lainnya. Perbedaan ini harus kita jaga dalam satu kesatuan untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” jelasnya.

Baca juga:  Wujudkan Generasi Unggul, Kota Jambi Raih Apresiasi atas Penurunan Stunting Terbaik Tingkat Provinsi Jambi

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus menggelar berbagai kegiatan kebudayaan guna mengangkat dan memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas.

Salah satunya melalui Festival Harmoni Budaya yang telah digelar pada 16–18 April 2026, yang menghadirkan berbagai pertunjukan seperti tarian tradisional, Chinese Night, hingga Nusantara Night.

Selain itu, Pemkot Jambi juga telah meresmikan kawasan Wisata Kuliner Kota Tua sebagai ruang ekspresi budaya bagi seluruh suku yang ada di Kota Jambi.

“Nanti semua suku bisa tampil dan memperkenalkan budayanya di sana. Dengan begitu, Kota Jambi akan semakin hidup, berwarna, dan menjadi rumah yang nyaman bagi semua,” pungkasnya. (AAS)