“Bagi kami di manajemen, May Day bukan hanya peringatan tahunan, melainkan momentum evaluasi sejauh mana kami telah melindungi rekan-rekan pekerja di lapangan. Prinsip utamanya tidak pernah berubah, pekerja berangkat dalam keadaan sehat, maka harus pulang ke keluarganya dalam keadaan selamat,” tegasnya.
Selain keselamatan pekerja, perusahaan juga menilai produktivitas dan agenda hilirisasi untuk mendukung ketahanan pangan serta energi nasional hanya dapat tercapai apabila ekosistem kerja berada dalam kondisi aman dan terjaga.
Sementara itu, Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, mengatakan perusahaan terus meningkatkan jumlah karyawan yang memiliki sertifikasi Ahli K3 (AK3) umum maupun spesifik.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan agen perubahan atau change agent budaya keselamatan di setiap unit kebun dan pabrik.
“Kami memproyeksikan para pemegang sertifikat ini menjadi motor penggerak atau change agent budaya aman di masing-masing unit kebun dan pabrik,” ujarnya.
Sebagai bagian dari implementasi standar Environmental, Social, and Governance (ESG), PTPN IV PalmCo juga menjalin kolaborasi lintas instansi, salah satunya bersama PT PLN (Persero).
Kolaborasi tersebut dilakukan melalui edukasi keselamatan panen di area yang bersinggungan dengan jaringan listrik tegangan menengah guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja di lapangan. (*)



Tinggalkan Balasan