Akun Instagram resmi IKJ Jambi Instagram bahkan telah mengumpulkan puluhan ribu pengikut dengan ribuan konten yang berfokus pada isu-isu lokal Jambi. Sementara akun TikTok IKJ menjadi salah satu kanal yang aktif menyajikan informasi dalam format video pendek yang lebih mudah diterima generasi digital.

Yang membuat IKJ berbeda adalah keberaniannya mengangkat berbagai isu yang kerap menjadi perhatian publik. Mulai dari dugaan penyimpangan proyek, persoalan masyarakat kecil, kasus hukum, sengketa lahan, hingga berbagai peristiwa viral di Jambi. Gaya penyajian yang lugas dan langsung ke inti persoalan membuat banyak konten IKJ memperoleh perhatian tinggi dari masyarakat.

Bagi banyak pengamat media lokal, fenomena IKJ menjadi bukti bahwa media daerah tidak lagi hanya bergantung pada website berita. Di era algoritma, media dituntut mampu menggabungkan jurnalistik, visual storytelling, video journalism, dan kekuatan distribusi media sosial dalam satu sistem yang terintegrasi. Model inilah yang dinilai berhasil dibangun oleh Harryanto melalui IKJ.

Baca juga:  Publikasi Keluhan Petani Sawit, Admin IKJ Justru Dipolisikan

Hari ini, ketika banyak informasi di Jambi pertama kali muncul di beranda TikTok, Instagram Reels, maupun Facebook, nama IKJ menjadi salah satu akun yang paling sering muncul dalam arus informasi tersebut.

Dari ruang redaksi sederhana hingga menjadi media yang menguasai timeline masyarakat Jambi, perjalanan IKJ menunjukkan satu hal: di era digital, yang bertahan bukan hanya yang mampu menulis berita, tetapi yang mampu mengendalikan arus perhatian publik. (*)