TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendukung pengembangan Museum Bioskop Tempoa sebagai salah satu ikon wisata budaya dan sejarah di Provinsi Jambi.

Hal itu disampaikannya saat mendampingi Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengunjungi Museum Bioskop Tempoa di Tempoa Art Gallery, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Jumat (31/7/2026).

Menurut Al Haris, keberadaan Museum Bioskop Tempoa menjadi bukti bahwa Jambi menyimpan banyak kekayaan budaya yang unik dan bernilai tinggi. Ia menilai museum tersebut layak dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah dan pengelola agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Jambi sangat bangga bahwa Provinsi Jambi merupakan provinsi yang kecil, tetapi di dalamnya tersimpan banyak hal yang unik. Salah satunya museum ini,” ujar Al Haris.

Baca juga:  Sekda Sudirman Tegaskan Pemprov Kejar 380 Titik Program Makan Bergizi Gratis

Ia mengatakan, Museum Bioskop Tempoa memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata edukasi sekaligus pusat pelestarian sejarah perfilman di Indonesia. Karena itu, pemerintah siap membuka ruang kolaborasi agar pengelolaan museum semakin baik dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.

“Kita punya sesuatu yang bernilai tinggi. Kita punya museum di Candi Muaro Jambi, Museum Film, saya rasa Jambi lengkap bila ini kita kolaborasikan lebih lanjut,” katanya.

Al Haris berharap sinergi antara pemprov Jambi, pengelola museum, dan Kementerian Kebudayaan dapat memperkuat promosi Museum Bioskop Tempoa hingga dikenal secara nasional. Menurutnya, keberadaan museum tersebut dapat melengkapi potensi wisata budaya Jambi yang selama ini telah dikenal melalui Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi.

Baca juga:  Sidak Pasar Angso Duo, Wagub Jambi Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali Jelang Ramadan

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengapresiasi inisiatif keluarga besar Arwin Lie yang berhasil menghadirkan museum perfilman dengan koleksi langka.