TANYAFAKTA.ID, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi meluncurkan Integrasi Layanan Primer (ILP) pada Selasa (31/12/2024) di Aula Telanaipura Bappeda Kota Jambi. Acara yang diresmikan oleh Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya implementasi ILP di seluruh Puskesmas di Kota Jambi.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Ferry Kusnadi, Plt Kadis Kesehatan Kota Jambi Fahmi, serta jajaran kepala perangkat daerah, camat, dan kepala puskesmas.
ILP merupakan langkah strategis sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 Tahun 2023, yang bertujuan untuk menata dan mengoordinasikan pelayanan kesehatan primer. Fokus ILP adalah memastikan pelayanan kesehatan berkualitas tersedia di seluruh fase kehidupan, mulai dari janin, bayi, remaja, dewasa, hingga usia lanjut.
Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, menegaskan komitmen Pemkot Jambi untuk meningkatkan layanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas modern, pengembangan infrastruktur, dan penguatan sumber daya manusia (SDM).
“ILP diterapkan di 20 Puskesmas di Kota Jambi untuk mendukung transformasi kesehatan sesuai dengan 6 pilar transformasi kesehatan, dengan tujuan menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkeadilan,” jelas Sri.
Sri memaparkan, keberhasilan pembangunan kesehatan Kota Jambi dapat dilihat dari indikator Umur Harapan Hidup (UHH) yang mencapai 73,29 tahun pada tahun 2023, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 80,15, melampaui rata-rata IPM Provinsi Jambi yang berada di angka 72,77.
“Target pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) 100% dapat tercapai jika akses terhadap pelayanan kesehatan masyarakat berkualitas mudah dijangkau melalui ILP,” ungkapnya.
Pj Wali Kota menekankan bahwa pilar pertama dari transformasi pelayanan kesehatan adalah menata kembali layanan kesehatan primer agar mampu memberikan pelayanan komprehensif kepada seluruh masyarakat.



Tinggalkan Balasan