TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka Pekan Seni Mahasiswa (Peksim) tingkat universitas tahun 2026 pada Senin (4/5/2026) di Auditorium Unifac UNJA Mendalo.

Kegiatan ini mengusung tema “Merdeka Berkarya: Seni Berdampak bagi Masyarakat” dan akan berlangsung hingga 7 April 2026. Pekan Seni Mahasiswa tahun ini diikuti oleh 240 peserta dari tujuh fakultas yang berkompetisi dalam 15 tangkai lomba sebagai ajang pengembangan bakat dan seleksi menuju tingkat nasional.

Pembukaan dihadiri oleh Rektor UNJA, Helmi., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., para dekan dan wakil dekan, serta dewan juri, dosen pembimbing, dan peserta.

Baca juga:  Banyak Kecelakaan yang Korbankan Mahasiswa, Presiden BEM UNJA Dorong Pembangunan Jalan Dua Jalur Mendalo–Pijoan

Rektor UNJA, Helmi, menegaskan komitmen kampus dalam mendorong dan menghargai setiap capaian mahasiswa. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus berkreasi dan berinovasi agar mampu bersaing hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

“Sekecil apapun prestasi itu pasti dihargai,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., menyampaikan adanya perubahan sistem pelaksanaan tahun ini, yakni kewajiban seleksi di tingkat fakultas sebelum maju ke tingkat universitas. Ia juga menyoroti peningkatan jumlah peserta yang signifikan.

“Tahun ini Sebanyak 240 peserta yang ikut berpartisipasi, ini merupakan jumlah terbanyak dalam 10 tahun terakhir pelaksanaan Peksim,” ujarnya.

Ia juga menambakan bahwa universitas juga memberikan dukungan nyata bagi mahasiswa berprestasi melalui kebijakan penghargaan. Juara 1, juara 2, juara 3 akan mendapatkan pengakuan prestasi yang setara dengan tugas akhir.

Baca juga:  AMAK Bungo Laporkan Plt Kadis Pendidikan Provinsi Jambi dan CV Speranza Jaya ke Kejati Jambi Terkait Dugaan Korupsi

Ketua pelaksana dalam laporannya menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam meraih prestasi di bidang seni.

“Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga harus mampu berkontribusi dalam meraih prestasi hingga tingkat nasional,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas mahasiswa di bidang seni. Selain itu, ajang ini juga menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa untuk berkompetisi hingga tingkat nasional. (*)