Paparan tersebut menjadi bagian dari pertukaran informasi antara kedua pihak mengenai pengelolaan anggaran dan upaya menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

Bahas tanah adat, pertambangan, hingga tenaga PPPK

Selain konsultasi APBD, DPRD Muaro Jambi turut menggali informasi mengenai sejumlah isu yang berkaitan dengan kebijakan daerah.

Salah satu topik yang dibahas ialah perlindungan tanah adat atau tanah ulayat. DPRD Muaro Jambi menanyakan regulasi yang dimiliki Pemprov Maluku Utara terkait pengakuan dan perlindungan tanah adat.

Menanggapi hal tersebut, Samsuddin menjelaskan bahwa pengakuan tanah adat perlu berangkat dari kesepakatan masyarakat adat secara komunal, sebelum memperoleh pengakuan negara. Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Maluku Utara telah memiliki regulasi terkait persoalan tersebut.

Baca juga:  DPRD Gelar Paripurna Dengar Pidato Wali Kota Jambi, Ini Harapan Kemas Faried Alfarelly ke Depan

Pembahasan berikutnya menyangkut sektor pertambangan, khususnya mekanisme perizinan dan eksplorasi tambang emas rakyat. Sekda menjelaskan bahwa perizinan eksplorasi kini menjadi kewenangan pemerintah pusat. Proses eksplorasi membutuhkan biaya besar dan dapat dilakukan melalui penugasan kepada perusahaan. Apabila ditemukan potensi tambang, data hasil eksplorasi dapat menjadi dasar bagi proses lelang.

Persoalan tenaga honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga menjadi bahan diskusi. Pembahasan mencakup kebijakan pegawai paruh waktu serta kendala data pokok pendidikan (Dapodik) guru yang telah berpindah sekolah, tetapi datanya belum diperbarui sehingga berpotensi menimbulkan hambatan saat mengikuti tes.

Berbagai isu tersebut menjadi bagian dari konsultasi lintas daerah untuk bertukar informasi mengenai regulasi, kebijakan, dan persoalan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca juga:  Ketua DPRD Kota Jambi Dukung Sekolah Parlemen Pelajar PW IPM, Fasilitasi Gedung DPRD Jadi Lokasi Simulasi Sidang

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pada akhir kegiatan, rombongan DPRD Muaro Jambi menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-27 Provinsi Maluku Utara serta doa bagi Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, dan jajaran pemerintah provinsi agar senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata berupa Kopi 3A khas Jambi dari DPRD Kabupaten Muaro Jambi kepada Pemprov Maluku Utara, yang diterima langsung oleh Sekda, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (*)