“Mudah-mudahan ke depan pelatih-pelatih nasional akan kita perbanyak untuk melatih di daerah-daerah agar kualitas kafilah kita tidak kalah. Kita sudah berhasil kemarin juara satu nasional untuk kategori anak-anak. Kalau semua daerah konsisten menghasilkan qori-qoriah baru, insya Allah pasti akan meningkat kualitas dan hasil MTQH kita di masa mendatang,” katanya.
Ia bahkan optimistis dalam tiga hingga lima tahun ke depan Provinsi Jambi dapat melahirkan qari berkelas internasional seperti Syamsuri Firdaus.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Jambi yang menunjuk Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQH ke-55.
“Kami dan seluruh warga masyarakat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas kepercayaan kepada Kota Jambi untuk menjadi tuan rumah menyelenggarakan MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi tahun 2026. Ini merupakan kehormatan sekaligus amanah besar bagi kami,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan, MTQH ke-55 berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026 dengan diikuti 11 kafilah dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Sebanyak 629 peserta akan mengikuti berbagai cabang dan golongan perlombaan.
Maulana menambahkan, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Tercatat sebanyak 162 stan UMKM dan 12 stan bazar dari kabupaten dan kota turut meramaikan pelaksanaan MTQH.
“MTQH bukan sekedar agenda perlombaan keagamaan, melainkan bagian penting dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, harmonis dan berkarakter Qurani,” ujarnya.
Pembukaan MTQH ke-55 berlangsung meriah meski diawali hujan. Ribuan masyarakat menyaksikan rangkaian acara yang dikemas dengan konsep “1001 Malam”, termasuk pertunjukan drama kolosal tentang perjuangan ulama melawan kolonial Belanda di kawasan Jambi Kota Seberang hingga terbentuknya Tsamaratul Insan.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris, anggota DPR RI Syarif Fasha, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah dan kafilah peserta MTQH.
Melalui penegasan tersebut, Al Haris berharap seluruh kabupaten dan kota memiliki komitmen yang sama dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQH secara bergiliran, sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Provinsi Jambi. (*)




Tinggalkan Balasan