Untuk di triwulan II sendiri, Ombudsman telah menerima 153 laporan masuk. Dari jumlah tersebut, 52 laporan menjadi Laporan Masyarakat (LM) yang diproses hingga pemeriksaan. Selain itu ada 52 laporan yang bersifat konsultatif, 32 laporan bersifat tembusan, dan satu laporan yang merupakan Inisiatif Atas Prakarsa Sendiri (IAPS).
Lebih lanjut, di periode April-Juni tahun ini tren maladministrasi yang banyak ditangani yakni tidak memberikan pelayanan sebanyak 21 laporan. Kemudian ada 16 laporan tentang penyimpangan prosedur dan 5 laporan terkait penundaan berlarut.
Saiful juga mengapresiasi terhadap Asisten Ombudsman Jambi yang telah berupaya mengejar target penyelesaian dan membantu masyarakat mendapatkan Kembali hak pelayanan publiknya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Tim Penerimaan dan Verifikasi Laporan, Pemeriksa, dan Pencegahan Maladministrasi, yang telah bahu membahu memberikan pelayanan terbaik membantu masyarakat dalam menyelesaikan maladministrasi,” tutup Saiful. (*)




Tinggalkan Balasan