TANYAFAKTA.CO, MUARO JAMBI – Pertamina EP Jambi berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muaro Jambi menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi bidang Pengelasan Welder 3G bagi 20 warga dari empat desa di Kecamatan Kumpeh Ulu.

Program ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan memiliki peluang ekonomi yang lebih luas.

Pelatihan diikuti masyarakat dari Desa Lopak Alai, Desa Kasang Lopak Alai, Desa Kota Karang, dan Desa Kasang Kota Karang. Peserta dibekali keterampilan pengelasan posisi vertikal yang merupakan salah satu kompetensi teknis dalam pekerjaan pengelasan, dengan penekanan pada penguasaan teori dan praktik sesuai standar pelatihan.

Baca juga:  Mulai Sore Ini, Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Resmi Bertarif

Penguatan keterampilan vokasi menjadi salah satu aspek penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar kerja. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga diharapkan memiliki bekal untuk mengakses peluang kerja di sektor industri, termasuk bidang yang membutuhkan keterampilan pengelasan, maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Kurniawan Triyo Widodo, Manager Pertamina EP Jambi Field mengatakan peningkatan kompetensi masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu investasi penting untuk mendorong kemandirian masyarakat. Melalui pelatihan welder 3G ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Sehingga peserta memiliki peluang yang lebih luas untuk mengembangkan karier maupun membangun usaha secara mandiri,” ujar pria yang akrab disapa Triyo ini.

Baca juga:  IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja.

“Kami berharap sinergi dengan Disnakertrans Kabupaten Muarojambi dapat memastikan pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi peserta. Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari terlaksananya pelatihan, tetapi juga dari bagaimana keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.